Selaku Ketum Barisan Ksatria Nusantarah (BKN), M. Rofii Mukhlis akrab disapa Cak Ofi, bangga dan menyampaikan dukungannya pada Komjen Suyudi Arie Seto selaku Kepala BNN.
Jakarta – Maraknya berbagai kasus Narkoba, tidak luput dari perhatian Cak Ofi. Termasuk upaya yang dilakukan Komjen Suyudi Arie Seto selaku Kepala BNN, dalam memberantas Narkoba selama ini.
Seperti diketahui dalam gebrakan yang dilakukan Komjen Suyudi Arie Seto sejak menjabat kepala BNN, berhasil membongkar berbagai kasus terkait Narkoba. Bahkan berbagai jaringan narkoba berhasil diungkap tanpa pandang bulu.
Hal ini tidak lepas dari perhatian Cak Ofi. Dan memberi dukungan penuh pada langkah yang dilakukan Komjen Suyudi Arie Seto.
Ditegaskan Cak Ofi, sejak Komjen Suyudi Arie Seto menjabat sebagai kepala BNN, pemberantasan Narkoba gencar dilakukan. Termasuk menangkap dan membongkar jaringannya masuk ke Indonesia.
“Saya percaya pada pak Suyudi, dalam tanggungjawabnya sebagai kepala BNN. Selain tegas terhadap sindikat, humanis kepada korban, juga transparan kepada publik,” papar Cak Ofi.
Karena itu, Cak Ofi menyatakan apresiasi nya pada Komjen Suyudi Arie Seto. Karena mampu menyelamatkan Indonesia dari peredaran narkoba.
Terlebih langkah lain yang dilakukan Komjen Suyudi Arie Seto, memberi dampak positip. Seperti salah satunya memperkuat program rehabilitasi bagi penyalahguna, serta upaya BNN dalam mengadakan Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
“Beliau menegaskan BNN tidak hanya bergerak pada aspek represif. Tapi juga memperkuat program rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba,” ungkap Cak Ofi.
Diakui Cak Ofi, langkah Komjen Suyudi Arie Seto, melakukan pencegahan dimulai pada tingkat akar rumput. Seperti dalam program Desa Bersinar (Bersih Narkoba), semua pihak terlibat. Baik pemerintah daerah, aparat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda.
“BNN menjalankan pendekatan holistik melalui tiga pilar utama. Yakni pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi. Lembaga non kementrian ini aktif memberikan edukasi, penyuluhan bahaya narkoba, hingga menyediakan layanan rehabilitasi agar mantan pecandu dapat kembali ke masyarakat,” bangga Cak Ofi.